ALGORITMA DAN PEMROGAMAN
RANGKUMAN
ALGORITMA DAN PEMROGAMAN
NAMA : ACHMAD ARIFIN NUR HIDAYATULLOH
NIM : 231080200081
POKOK BAHASAN 1
FLOWCHART DAN INSTALASI
Flowchart
Flowchart adalah representasi visual dari langkah-langkah dan keputusan dalam suatu proses program. Diagram ini memungkinkan untuk menjelaskan alur program dengan jelas, ringkas, dan mengurangi kesalahan penafsiran. Penggunaan flowchart dalam pemrograman membantu menghubungkan kebutuhan teknis dan non-teknis. Flowchart memiliki peran penting dalam memudahkan pemahaman alur program bagi semua orang. Selain itu, flowchart juga berfungsi untuk menyederhanakan rangkaian prosedur, sehingga informasi dapat dipahami dengan lebih mudah.
Terdapat lima jenis flowchart, masing-masing dengan karakteristik penggunaannya:
• Flowchart Dokumen: Melacak alur form dari satu bagian ke bagian lain, termasuk proses laporan.
• Flowchart Program: Menggambarkan prosedur dari proses program, terbagi menjadi flowchart logika program dan flowchart program komputer terinci.
• Flowchart Proses: Merinci langkah-langkah dalam prosedur atau sistem rekayasa industri.
• Flowchart Sistem: Menampilkan tahapan proses kerja dalam suatu sistem secara menyeluruh.
• Flowchart Skematik: Menampilkan prosedur suatu sistem dengan penggunaan simbol-simbol dan gambar-gambar komputer untuk memudahkan pemahaman oleh orang awam.
POKOK BAHASAN 2
TIPE DATA DAN OPERATOR ARITMATIKA
1. Tipe Data
Tipe data adalah klasifikasi data yang mengenalkan kompilator atau penerjemah bagaimana programmer bermaksud untuk menggunakan data. Sebagian besar bahasa pemrograman mendukung tipe data dasar akan bilangan integer, bilangan titik mengambang, karakter dan boolean. Sebuah tipe data menyediakan sekumpulan nilai-nilai dari ekspresi (yaitu variabel, fungsi) yang dapat mengambil nilal tersebut. Jenis data yang umum meliputi:
a. Integer
istilah "Integer" digunakan untuk merujuk kepada tipe data apapun yang merepresentasikan bilangan bulat, atau beberapa bagian dari bilangan bulat seperti dalam matematika. Representasi data ini merupakan cara bagaimana nilainya disimpan di dalam memori komputer.
b. Boolean
Tipe data boolean adalah tipe data paling standar yang hanya menyatakan kebenaran, apakah TRUE (benar) atau FALSE (salah). Tipe data boolean disebut juga sebagai tipe data kondisi logika. Nilal bisa dimasukkan ke dalam variabel hanya satu dari dua pilihan, yaitu True atau False.
c. Karakter
Karakter ialah unit informasi yang berhubungan kepada sebuah grafem, unit mirip-grafem, atau simbol seperti alfabet atau aksara silabis dalam bentuk tertulis dari bahasa alami. Contoh dari karakter mencakup huruf, digit numerik, tanda baca umum (seperti "" atau "-") dan karakter spasi-putih.
d. Float
Floating-point adalah sebuah format bilangan yang dapat digunakan untuk merepresentasikan sebuah nilal yang sangat besar atau sangat kecil. Bilangan ini direpresentasikan menjadi dua bagian, yakni bagian mantisa dan bagian eksponen (E). Baglan mantisa menentukan digit dalam angka tersebut, sementara eksponen menentukan nilai berapa besar pangkat pada bagian mantisa tersebut (pada posisi titik desimal).
e. String
String adalah sebuah deret simbol. Tipe data string adalah tipe data yang digunakan untuk menyimpan barisan karakter. Sebuah string umumnya dianggap sebagal tipe data dan sering diimplementasi sebagai struktur data array bita (atau kata) yang menyimpan urutan elemen.
2. Operator
Operator adalah simbol atau tanda yang jika diletakkan pada dua buah operand (data) dapat menghasilkan sebuah hasil, operator berupa simbol yang digunakan untuk menyusun suatu ekspresi dengan melibatkan satu atau beberapa operand.
a. Operator aritmatika
Operator aritmatika merupakan operator yang biasa kita temukan dalam operasi matematika. Sedangkan aritmatika adalah cabang ilmu matematika yang membahas perhitungan sederhana. Mulai dari penambahan, pembagian, pengurangan, dan perkalian.
b. Operator Logika
Operator logika adalah operator yang digunakan untuk melakukan operasi logika yang akan menghasilkan nilai bertipe Boolean yaitu true dan false. Operator pada operator logika dapat digunakan untuk membandingkan dari dua operand dan ada juga yang dapat membalikan nilai dari sebuah operand. Contohnya adalah Operator Logika And (&&), Operator Logika Or(||), Operator Logika Not(!)
c. Operator Pembanding
Operator Pembanding adalah operator yang digunakan untuk mengetahui dalam sebuah variabel memiliki suatu nilai yang lebih besar maupun lebih kecil dari keberadaan nilai lainnya. Hasil yang didapatkan dari operator perbandingan adalah Boolean true atau false. Simbol operator pembanding adalah Sama dengan "==", Tidak sama dengan "!=", Lebih besar ">", Lebih kecil "<", Lebih besar atau sama dengan ">=", Lebih kecil atau sama dengan "<="
d. Operator Penugasan
Operator penugasan merupakan operator dengan tanda (=) yang digunakan untuk memberi nilai kepada tujuan. Operator penugasan menyimpan nilai dalam objek yang ditentukan oleh operand kiri
MODUL 3
STRUKTUR PEMROGRAMAN BERKONDISI
1. Pernyataan If
Pernyataan berkondisi digunakan untuk membuat alur program agar menjadi lebih efektif dan relevan terhadap permasalahan yang ada, atau pernyataan if digunakan untuk mengevaluasi kondisi tertentu dan menjalankan pernyataan jika kondisi tersebut benar.
2. Pernyataan If...Else
Menggunakan pernyataan if...else untuk memperlakukan dua jalur berbeda tergantung pada hasil kondisi Formatnya. Apabila kondisi benar maka masuk ke pernyataan if, apabila kondisi salah maka masuk ke pernyataan else
3. Pernyataan If...Elif...Else
Digunakan untuk menguji lebih dari dua kondisi. Jika kondisi pada if atau elif benar, maka pernyataan di dalamnya yang dijalankan. Jika tidak, akan masuk ke blok else.
POKOK BAHASAN 4
PERULANGAN
Perulangan For adalah sebuah instruksi yang melakukan pengulangan perintah, di mana perintah tersebut dikontrol oleh variabel tertentu. Hal ini memfasilitasi proses setiap elemen dalam list dengan variabel sementara dan menerapkan kode yang sama untuk setiap elemen tersebut. Dalam Python, perulangan for memiliki beberapa perbedaan dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya. Perulangan ini dirancang khusus untuk menelusuri nilai atau elemen yang ada dalam string, list, tuple, dictionary, dan objek dengan tipe range.
Sequence adalah nilai yang bersifat iterable atau dapat diulang-ulang. Beberapa tipe data yang termasuk dalam kategori sequence atau iterable antara lain: List, Tuple
String dan lainnya. Nilai dalam konteks ini merujuk pada setiap item yang diekstrak dari sequence. Blok kode adalah kumpulan pernyataan atau perintah tertentu yang akan dieksekusi secara berulang dalam perulangan.
Struktur perulangan, juga dikenal sebagai loop dalam bahasa Inggris, adalah instruksi dalam pemrograman yang digunakan untuk mengulangi sejumlah perintah. Dalam merancang struktur perulangan, ada tiga komponen penting yang harus kita ketahui:
Kondisi Awal Perulangan: Ini adalah titik awal dari loop, di mana variabel perulangan biasanya diinisialisasi. Misalnya, dalam loop for di banyak bahasa pemrograman, kita biasanya menetapkan nilai awal untuk variabel perulangan di sini.
Kondisi Saat Perulangan: Ini adalah ekspresi atau kondisi yang dievaluasi pada setiap iterasi loop. Jika kondisi ini bernilai benar atau True, maka perulangan akan berlanjut. Jika kondisi ini bernilai salah atau False, maka perulangan akan berhenti.
Kondisi Berhenti Perulangan: Ini adalah kondisi yang, jika dipenuhi, akan menghentikan perulangan. Biasanya, kondisi ini terkait dengan variabel perulangan mencapai nilai tertentu.
POKOK BAHASAN 5
TIPE DAN KOLEKSI
List
Dalam Python, struktur data dasar disebut list atau urutan. Setiap elemen dalam list diberi indeks, dimulai dari nol. Python memiliki enam jenis urutan built-in, tetapi list dan tuple adalah yang paling umum. Anda dapat melakukan berbagai operasi pada list, termasuk pengindeksan, pengiris, penambahan, penggandaan, dan pengecekan keanggotaan. Python juga memiliki fungsi built-in untuk menentukan panjang list dan mencari elemen terbesar dan terkecil.
Tuple
Tuple dalam Python adalah urutan objek yang tidak dapat diubah atau immutable. Seperti list, tuple juga merupakan urutan, tetapi berbeda dengan list, isi tuple tidak dapat diubah atau dihapus. Meski demikian, tuple dapat berisi berbagai jenis nilai dan objek. Tuple menggunakan tanda kurung, sedangkan list menggunakan tanda kurung siku.
Membuat Tuple Kosong dan Singleton: Untuk membuat tuple yang hanya berisi satu item atau singleton, perlu menambahkan tanda koma di belakangnya. Jika tidak, Python akan menganggapnya sebagai string, bukan tuple.
Mengakses dan Memotong Nilai Tuple: Untuk mengakses nilai dalam tuple, gunakan tanda kurung siku dan indeks yang relevan. Sama seperti list, tuple juga memiliki indeks yang dimulai dari nol untuk mengakses item-item di dalamnya.
Menghapus Nilai Tuple: Untuk menghapus seluruh tuple, gunakan pernyataan del. Namun, perlu diingat bahwa karena tuple adalah immutable, Anda tidak dapat mengubah atau menghapus item individu dalam tuple.
Dictionary
Dictionary dalam Python adalah struktur data yang terdiri dari pasangan kunci:nilai (key:value). Dictionary dibuat dengan menempatkan elemen-elemen di dalam tanda kurung kurawal {}, dipisahkan oleh tanda koma. Setiap elemen dalam dictionary adalah pasangan kunci:nilai, dan setiap kunci harus unik.
Mengakses Elemen Dictionary: Tidak seperti list atau tuple, dictionary tidak menggunakan indeks untuk mengakses elemennya. Sebaliknya, elemen dictionary diakses menggunakan kunci masing-masing. Fungsi get() juga dapat digunakan untuk mengakses elemen. Jika kunci yang dicari tidak ada dalam dictionary, fungsi get() akan mengembalikan None. Jika kita mencoba mengakses kunci yang tidak ada tanpa menggunakan fungsi get(), akan terjadi KeyError.
POKOK BAHASAN 6
STRUKTUR PEMROGRAMAN: FUNCTION
FUNCTION
Fungsi dalam Python adalah kumpulan baris kode yang dikelompokkan bersama untuk melakukan tugas tertentu dan dapat dipanggil berulang kali. Fungsi dapat menerima parameter dan mengembalikan nilai. Fungsi memungkinkan kita untuk memecah program besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan terstruktur, sehingga memudahkan pemahaman dan pengembangan perangkat lunak.
Fungsi digunakan untuk mengumpulkan perintah yang sering digunakan dalam program, membuat program lebih terstruktur dan mudah dipahami oleh orang lain. Ini juga membantu dalam pengembangan perangkat lunak, karena komponen yang sama dapat digunakan berulang kali.
STRUKTUR FUNCTION
Sebuah fungsi diawali dengan statemen def kemudian diikut oleh ebuah nama_fungsi nya. Pernyataan def dipakai untuk mendeklarasikan fungsi. Sebuah fungsi dapat memiliki daftar argumen (parameter) atau pun tidak. Tanda titik dua ( : ) menandakan awal pendefinisian tubuh dari fungsi yang terdiri dari statemen-statemen
MEMANGGIL FUNCTION
Dalam Python, kita bisa menambahkan komentar pada fungsi untuk memberikan penjelasan. Komentar biasa diawali dengan tanda pagar (#) dan tidak mempengaruhi jalannya program. Selain itu, Python juga mendukung docstring, yaitu komentar yang diletakkan tepat di bawah deklarasi fungsi atau objek, diapit dengan tanda petik ganda. Docstring biasanya digunakan untuk mendokumentasikan fungsi atau objek dan sangat berguna saat kita ingin membuat dokumentasi untuk semua fungsi dan kelas yang telah dibuat, karena beberapa perangkat lunak dapat membuat dokumentasi berdasarkan docstring dalam kode sumber.
FUNCTION DENGAN PARAMETER DAN ARGUMEN
Fungsi dalam Python dapat menerima parameter atau argumen, yang merupakan nilai atau variabel yang dilemparkan ke dalam fungsi untuk diproses. Parameter adalah nilai input yang didefinisikan saat fungsi dibuat, sedangkan argumen adalah nilai input yang diberikan saat fungsi dipanggil.
Fungsi dapat menerima berbagai jumlah parameter atau argumen, mulai dari nol hingga lebih dari lima, tergantung pada kebutuhan. Meskipun parameter dan argumen sering dipertukarkan, perbedaannya terletak pada posisi pembuatan: parameter merujuk ke nilai input saat fungsi didefinisikan, sementara argumen merujuk ke nilai input saat fungsi dipanggil.
Kunjungi Link Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Komentar
Posting Komentar